Yodha Media Indonesia - Pernyataan kontroversial Baim Wong yang menyebut istrinya, Paula Verhoeven, sebagai sosok manipulatif dalam sidang perceraian mereka di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Rabu, 12 Maret 2025, menuai kecaman dari berbagai pihak.
Salah satu yang memberikan tanggapan keras adalah psikolog dr. Lita Gading. Ia menilai bahwa pernyataan Baim dapat berdampak negatif, terutama dalam perebutan hak asuh anak mereka.
Psikolog Lita Gading: Tuduhan Ini Berbahaya
Baim Wong secara terbuka menyatakan bahwa ia memiliki bukti yang mendukung tuduhannya terhadap Paula.
"Saya ada buktinya dan saya akan kasih (buktinya) kenapa dia (Paula) manipulatif," ujar Baim di hadapan media setelah sidang berlangsung.
Menanggapi hal ini, Lita Gading melalui akun TikTok pribadinya memperingatkan bahwa tuduhan manipulatif dapat berimplikasi serius, terutama dalam konteks hukum.
"Baim Wong, please dengarkan saya. Anda menggiring opini dengan menyatakan bahwa Paula manipulatif. Hati-hati Anda berbicara," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa istilah manipulatif bisa dikaitkan dengan gangguan mental, yang dalam persidangan hak asuh anak dapat menjadi faktor yang melemahkan posisi seorang orang tua.
"Manipulatif itu bisa menjadi gangguan jiwa. Anda menggiring opini untuk mengarah ke sana. Dalam persidangan, jika seseorang terindikasi gangguan jiwa, maka hak asuh anak akan lemah," lanjutnya.
Perlunya Pendampingan Ahli dalam Persidangan
Lita juga menekankan pentingnya pendampingan ahli kejiwaan dalam kasus perceraian ini. Menurutnya, baik Baim maupun Paula seharusnya mendapat bimbingan dari profesional agar persidangan berlangsung secara adil.
"Seharusnya, dalam persidangan didampingi oleh psikolog. Tapi, dia perlu adanya pendampingan dari seorang ahli jiwa karena ini bagian dari hak asuh anak," jelasnya.
Selain tuduhan manipulatif, Baim Wong juga sempat menuding Paula telah berselingkuh. Lita menegaskan bahwa tuduhan perselingkuhan harus didukung oleh bukti yang kuat dan tidak boleh digunakan sebagai senjata untuk menjatuhkan salah satu pihak dalam sidang.
"Perselingkuhan itu juga harus dibuktikan secara adil. Jangan sampai ada upaya untuk melemahkan Paula tanpa dasar yang kuat. Dia berhak bicara dan memiliki hak atas anaknya," imbuhnya.
Respons Paula Verhoeven
Di tengah berbagai tuduhan yang dilontarkan, Paula Verhoeven memilih untuk tidak memberikan tanggapan langsung. Sebaliknya, ia mengunggah beberapa foto dirinya saat berada di Melbourne dengan menuliskan pesan reflektif.
"#allahummabarik Find joy in the calm moments," tulisnya di Instagram.
Selain itu, Paula juga membagikan ulang video ceramah dari Ustaz Irfan Rizki Haas yang menyoroti pentingnya fokus pada perbaikan diri di tengah fitnah dan pembicaraan negatif.
"Orang yang memfitnah kita, orang yang membicarakan kita di belakang, orang yang terus menjatuhkan harkat martabat kita, beliau mungkin membahayakan kita di dunia, tetapi kalau kita mau sadari fitnah mereka, ghibah mereka, sejatinya itu menguntungkan kita di akhirat. Maka biarkan mereka sibuk dengan urusan mereka, dan kita sibuk untuk memperbaiki diri," isi ceramah tersebut.
Hingga kini, kasus perceraian antara Baim Wong dan Paula Verhoeven masih bergulir di pengadilan, dengan isu hak asuh anak menjadi salah satu titik panas dalam persidangan mereka.